Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kolaborasi Chatime dengan Sasa, menciptakan produk diluar nalar

Tangkapan layar ig : Chatimeindo


Minuman kekinian bisa dikatakan selalu mengikuti perkembangan zaman, rasa penasaran dari kaum milenial memaksa para pelaku bisnis untuk selalu melakukan inovasi. Jika tidak, para pesaing dengan mudah dapat menyingkirkan. 

Semakin out of the box sebuah produk maka akan semakin dicari. Di Indonesia sendiri berbagai brand telah tersebar di tiap daerah, tidak sulit untuk menemukan penjual yang menyediakan. 

Untuk sekarang topping boba bisa dikatakan sedang digandrungi. Namun saya sendiri justru belum terbiasa untuk meminum, rasa kenyal pada boba masih terasa asing di lidah. Hanya beberapa kali saya membeli.

Arus perkembangan zaman bisa dikatakan sangat deras, dan seringkali mengakibatkan orang hanyut terseret. Yang lebih menjengkelkan, belum bisa beradaptasi, kini saya harus menerima kenyataan hadirnya menu baru yang terbilang lebih anti mainstream. Menu dari Chatime yang saya maksud.

Bagaimana tidak?, 

Tepat dipertengahan juni 2021, Chatime berkolaborasi dengan Sasa menveluarkan dua varian produk terbaru. Ini diluar nalar. 

Bagaimana bisa minuman kekinian bergabung dengan salah satu brand besar bumbu dapur?.

Tapi itulah adanya, mengusung tema 'kolaborasi hakiki,' kedua brand besar tersebut mencoba memberikan gebrakan dalam lintas kategori, tujuannya untuk menciptakan pengalaman unik bagi penikmat minuman kekinian di Indonesia. 

Unik sih, awalnya saya mengira camilan pendamping minuman yang akan mereka ciptakan. Entah itu kentang goreng maupun makaroni berbumbu Sasa. Tapi tebakan saya meleset, bumbu dapur dari Sasa justru dijadikan satu dalam minuman. Mengejutkan bukan?. 

Kalau belum mencoba, seseorang akan kesulitan dalam menjelaskan rasa. 

Tangkapan layar ig : Chatimeindo

Dua varian menu baru tersebut adalah Choco Conut dan Flamin Hot Milk Tea.

Dilansir oleh Liputan6.com, Albert Dinata selaku Direktur marketing Pt. Sasa Inti mengatakan :

"kolaborasi Sasa dengan Chatime merupakan inisiatif dari kami untuk tetap relevan dan dekat dengan konsumen, serta menunjukkan produk-produk dari Sasa sangat versatile, dapat dipadukan dan menghasilkan kreasi menu spesial yang lezat dan tidak pernah dibayangkan sebelumnya."

Choco Conut sendiri dibuat dari minuman coklat yang dicampur dengan produk santan dari Sasa, sedangkan Flamin Hot Milk Tea terdiri dari teh susu yang berpadu dengan abon tabur pedas diatasnya. 

Untuk urusan rasa, Direktur dari Chatime Devin Widya Krisnadi menjelaskan :

"kolaborasi hakiki dengan Sasa memungkinkan penggemar kreasi kuliner untuk menikmati hasil semangat kolaborasi kami melalui dua variasi menu spesial dengan cita rasa yang unik yang familiar bagi selera lokal, yakni gurih dan pedas."

Tapi sangat disayangkan, ternyata kedua minuman tersebut hanya diproduksi secara terbatas. Untuk memesannya saja pihak dari Chatime hanya menyediakan sampai tanggal 31 Juli 2021. 

Bagi yang belum mencoba mungkin sangat disayangkan apabila melewatkan kolaborasi tersebut. Entah secepatnya saya akan segera berkunjung ke gerai Chatime terdekat untuk mencicipi. Toh jika rasa dapat diterima lidah dan banyak peminat, mungkin kedua menu diatas akan diperpanjang. Begitu. 


Posting Komentar untuk "Kolaborasi Chatime dengan Sasa, menciptakan produk diluar nalar"