Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah dan resep cara membuat kue pukis

Ig : martabak_pukis_keluarga

Di Indonesia kue pukis merupakan salah satu jajanan yang paling digemari. Berbahan dasar tepung terigu kue pukis mempunyai cita rasa empuk dan lembut, ditambah dengan aneka toping diatasnya tentu menambah kelezatan. 

Sebagai camilan kue pukis juga sangat cocok dimakan kapanpun, tapi yang menjadi kendala untuk menikmatinya bergantung kepada si penjual. Jarang sekali orang membuat sendiri, keterbatasan ilmu dan peralatan seringkali menjadi kendala.

Apabila kalian ingin mencoba membuat kue pukis yang empuk dan lembut dari rumah resep dibawah bisa kalian pelajari. 

Tapi sebelum itu kalian sudah tahu belum sejarah tentang kue pukis itu sendiri?. 

Dari berbagai sumber yang didapat, ada dua versi cerita :

1. Pertama, merupakan adaptasi dari kue wafle

Waffle sendiri merupakan jajanan khas negara di benua eropa, dimana bahan bakunya hampir mirip dengan kue pukis. Mempunyai tekstur garing dan renyah pada makanan untuk orang Indonesia sendiri justru dulu kurang begitu cocok dinikmati karena tidak terlalu mengenyangkan. 

Terbiasa memakan nasi mungkin menjadi salah satu penyebab. Selain itu alat yang digunakan untuk mencetak sangat sulit didapatkan. Maka dari itu orang Indonesia mencoba untuk memodifikasi dan lahirlah kue pukis. Kreatif memang. 

2. Berasal dari Desa Sampang (Kec. Sempor, Kab. kebumen) 

Dilansir dari brainly.co.id nurghani selaku member menceritakan tentang perjalanan sekumpulan remaja perauntan dari Kebumen. Di Jakarta ada seorang keturunan Tionghoa mempunyai usaha di bidang kuliner yang mempekerjakan mereka, tepatnya menjual kue pukis.

Karena resep sangat dirahasiakan maka penyebarannya belum menjamur seperti sekarang. Sebagai pemain tunggal tentu orang Tionghoa tersebut sangat mendominasi. 

Tapi berkat ketekunan mereka pada akhirnya sang pemilik memberikan kepercayaan untuk membuat adonan. Setelah sekian lama ikut orang pada akhirnya mereka memutuskan untuk membuka usahanya sendiri. Dari situlah asal mula penjual kue pukis bertambah banyak. 

Yt : resep abi

Tidak sulit untuk membuatnya, di toko bahan dan peralatan kue berbagai keperluan untuk membuat kue pukis banyak tersedia. 

- Untuk bahan baku : 
1. Tepung terigu 250 gr
2. Telur ayam 2 pcs
3. Gula pasir 150 gr
4. Metega cair 100 gr 
5. Air santan 300 ml
6. Ragi instan 1/2 sdt (sedikit) 
7. Susu kental manis 1 shaset
8. Vanili 1/2 sdt
9. Topping sesuai selera ( coklat, kacang keju, tyramisu, greentea, dll) 

- Cara memasak : 

1. Masak air santan hingga mendidih, diamkan sampai suhu menurun menjadi hangat

2. Sambil menunggu santan siap, menggunakan wadah lain campurkan ragi dengan air, kocok hingga berbuih

3. Menggunakan lain wadah campurkan telur dan gula, kocok hingga mengembang 

4. Masukkan tepung sedikit demi sedikit, aduk hingga rata sampai tidak ada gumpalan

5. Masukkan larutan ragi kedalam adonan tepung, kembali aduk hingga rata

6. Setelah dirasa suhu santan sudah berkurang masukkan kedalam adonan. Aduk rata

7. Diamkan minimal satu jam agar adonan mengembang sempurna

8. Siapkan loyang dan panaskan, sedikit olesi dengan metega agar adonan tidak lengket denga loyang. 

9. Tuang adonan kedalam cetakan, dengan takaran hampir penuh

10. Setelah pinggiran kulit terlihat kering kecoklatan taburkan toping diatasnya, jangan lupa tuangkan susu kental manis diatasnya agar toping melekat dan tidak bercecerab. 

11. Ambil pukis dari cetakan dan siap untuk disajikan. 

Oh iya, dalam membuat pukis ada beberapa tips yang harus kalian ketahui agar pukis yang dibuat menjadi sempurna.

Pertama, cek ragi instan terlebih dahulu apakah masih bisa digunakan. Terlalu banyak ragi akan mengakibatkan kue pukis bantet dan pahit. 

Kedua, cek peralatan untuk mengadon. Adonan pukis bersifat sensitif sehingga wadah yang digunakan haruslah bersih, namun hindari bau sabun atau jauhkan adonan dari bau menyengat lainnya ketika didiamkan. Tujuannya tentu agar adonan tidak rusak.

Ketiga, dalam proses fermentasi adonan jangan terlalu sering dipegang-pegang. Biarkan beberapa jam agar adonan mengembang sempurna. Biasanya ditunjukkan dengan perubahan tekstur adonan menjadi berbusa. 

Sedangkan untuk tingkat kepanasan loyang usahakan menggunakan api stabil, ketika loyang terlalu panas dapag mengakibatkan kulit pukis akan keras bahkan sampai gosong. Begitu. 




Posting Komentar untuk "Sejarah dan resep cara membuat kue pukis"