Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Martabak Rock n roll Kartasura, ngapain mudik lebaran?


Bisnis kuliner masih buka di hari raya Idul fitri?. 

Kenapa tidak?. 

Kita tahu sendiri, di Indonesia lebaran merupakan momen berkumpul bersama keluarga. Silaturahmi menjadi sebuah ajang kewajiban, dimana yang lebih muda akan sungkem dengan orang yang lebih tua. Maka dari itu tak heran apabila pulang kampung menjadi sebuah agenda rutin bagi setiap perantauan ketika bulan Ramadhan usai.

Karena alasan tersebut banyak para pebisnis kuliner lebih memilih libur berjualan. Nah kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Ade Firmansyah, mendapati saingan berkurang ketika hari raya Idul fitri maka dia memutuskan untuk tetap membuka usaha martabaknya.  

Asal kalian tahu, omset penjualan apapun akan meningkat pesat ketika dimusim lebaran, jadi akan sangat disayangkan jika melewatkan momen tersebut

Di tikungan Kraton Lawas Kartasura kalian akan mendapati gerobak berwarna kuning ketika melintas. Dari jam 05.00 - 24.00 wib martabak buatannya bisa kalian beli.


Mengusung nama "Rock n roll" pemuda kelahiran tahun 1997 ini sudah merintis bisnis kuliner martabak selama 2 tahun. Sebelum memutuskan untuk membuka bisnisnya sendiri pengalaman kerja dengan orang lain tentu sudah dirasakan. Dari setelah lulus SMP dari Tegal dia berani merantau ke Makassar sebelum memutuskan untuk membuka usaha martabaknya di Kartasura. 

Pria asal tegal ini mengatakan empat tahun sudah lebaran tidak pulang kekampung halaman. Rindu jelas menyiksa, dia menceritakan ketika melakukan video call dengan ibunda tercinta tak jarang beliau menitihkan air mata. 

Tapi mau bagaiamana lagi, rezeki lebih didapat takkala bisa menahan rindu. Setelah keadaan kembali seperti semula, barulah libur diambil. Alasannya logis, dia menceritakan kalau mudik lebaran pengeluaran akan lebih membengkak. Selain berat di ongkos, ketika berada dikampung halaman seorang perantauan akan dianggap mempunyai banyak uang. Sehingga menjadi sebuah keharusan mentraktir teman-teman sejawat. Boncos.


Nah, jika dimalam hari saat libur lebaran kesulitan mencari makanan, Martabak Rock n Roll sangat direkomendasikan untuk dicoba. 

Dari mulai harga Rp. 15.000 sampai Rp. 28.000 terang bulan bisa kalian nikmati. Sedangkan untuk membeli martabak telur cukup dengan mengeluarkan uang Rp. 15.000 sampai Rp. 36.000.

Terjangkau bukan?. 

Dengan aneka adonan seperti pandan dan brownis, terang bulan dari martabak Rock n roll dapat lebih mewarnai hari special kalian. Selain itu waktu berkumpul dengan keluarga akan lebih terasa lebih lengkap. 

Saya sendiri sangat terpuaskan sehabis membeli terang bulan rasa pisang coklat. Tekstur lembut dan empuk dari adonan ditambah dengan rasa manis dari toping membuat saya tertarik untuk kembali membeli. 

Sedangkan untuk martabak asin, telur ayam maupun bebek lengkap tersedia. Pilihan bisa kalian sesuaikan dengan selera dan badget masing-masing. Yang terbilang spesial toping daging didalamnya menggunakan rendang sapi. Alhasil kelezatan dari martabak Rock n roll tidak bisa dipungkiri. 

Seperti yang kita ketahui, selain Bandung dan Bangka daerah Tegal merupakan salah satu tempat berpenghasil koki martabak terbaik di Indonesia. Sehingga sangat dimaklumi apabila dagangannya selalu laris. 

Apabila terhalang jarak dan waktu, kalian juga bisa memesan melalui Grab atau Gojek agar lebih memudahkan. 

Oh iya sekedar info, dalam hari biasa untuk terang bulan dia menghabiskan 3 kg adonan, yang dimana setara dengan 24 porsi. Sedangkan untuk martabak asin sendiri 1kg adonan dikeluarkan, yang dimana menjadi 20 porsi kulit martabak. Berhasil menjual 40 porsi martabak tentu omset yang didapat melebihi pegawai kantoran. 

Dan jika dimusim lebaran? 

Seperti yang saya katakan diawal, omsetnya meningkat hingga dua kali lipat. Berkah tersendiri ketika tetap berjualan di masa libur lebaran. Begitu. 


Posting Komentar untuk "Martabak Rock n roll Kartasura, ngapain mudik lebaran? "