Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

tahu bakso bu siti Kartasura, gorengan lezat hemat dikantong

Beragam jajanan pinggir jalan semakin hari mulai beraneka warna, dari mulai makanan lokal sampai dengan adaptasi luar negri. Tapi apa kalian sadar? Semua warna yang ditawarkan tidak selamanya mampu bertahan ditengah persaingan bisnis kuliner. 

Ditambah dengan adanya pandemi COVID-19, banyak usaha terpaksa gulung tikar. Satu-persatu warna mulai redup dikalahkan oleh seleksi alam.

Higemoni sebuah produk ramai dipembukaan awal bisa terjadi hanya karena rasa penasaran dari masyarakat. Biasanya setelah rasa penasaran mereka terobati minat terhadap sebuah produk kuliner mulai berkurang. Dan otomatis penjualan turun.  

Agar bisa bertahan seorang pemilik usaha haruslah menerapkan strategi jitu dalam menjalankan bisnis kuliner, tapi lain hal jika produk yang dimiliki dibutuhkan oleh banyak orang. 

Tidak sekedar mengikuti trend dan tidak butuh alasan untuk seseorang mengkonsumsi

Contoh, makan tidak akan terasa lengkap tanpa adanya lauk seperti halnya gorengan. Makan nasi hanya dengan sayur akan terasa hambar, lauk bisa dikatakan menjadi kondimen penting. 

Maka dari itu dapat disimpulkan, gorengan juga termasuk salah satu bisnis kuliner menjanjikan. Walaupun terkesan receh, namun tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Tersedianya pasar merupakan sebuah keuntungan tersendiri. 

Dan tidak hanya sekedar digunakan untuk lauk, gorengan juga sangat cocok dijadikan sebagai camilan. Apalagi dimakan saat musim penghujan, dengan diampingi cabai rawit maupaun saos sambal siapa coba yang bisa menolak?.

Baik itu tempe, tahu, pisang goreng, molen, mendoan akan sangat mudah sekali dijumpai pedagang yang menjual di pinggir jalan. 

Tangkapan layar ig tahubakso_kriyuuk_busiti

Namun dari sekian banyaknya penjual, di daerah kecamatan Kartasura saya merekomendasikan satu tempat Tahu bakso kriyuuk bu Siti namanya, sejak tahun 2009 telah berdiri.

Sebelum tahu bakso menjamur seperti sekarang, tahu bakso kriyuuk bu Siti bisa dibilang sebagai pionir. Dibuktikan dengan 11 tahun lebih perjalanan.

Beralamat di Gowongan,Pucangan,Kartasura bisa kalian jumpai outlet tahu bakso menghadap ke selatan. Cek saja lewat google maps (tahu bakso kriyuuk bu siti). Atau lebih mudah dari Indomaret ketimur 50 meter.

Walaupun hanya menjual satu jenis gorengan justru menjadi sebuah keunggulan, karena brand dengan mudah dapat teridentifikasi. Jika ingin membeli tahu bakso kemana lagi kalo bukan ke tahu bakso kriyuuk busiti. Begitu

Oh iya, disini terdapat dua jenis ukuran, sedang dan besar. Perbiji sedang mempunyai harga Rp. 800 sedangkan untuk ukuran besar cuma selish Rp. 200. Menurut saya harga terlampau murah untuk sebuah tahu bakso, karena hal tersebut tak jarang banyak orang membeli untuk dijual kembali. 

Dengan hanya 2 orang pegawai dalam sehari tahu bakso kriyuuk bu Siti bisa menjual 700-1000 buah. Menggiurkan bukan?. 

Sedangkan untuk urusan rasa jangan dipertanyakan lagi, ketika menggigit pertama kali daging dalam bakso akan terasa langsung di lidah. Dengan campuran daging ayam dan sapi pilihan pantas saja lapak dagangan selalu ramai pembeli. 

Buka mulai dari jam 08.30 - 17.00 wib, @tahubakso_kriyuuk_busiti wajib kalian coba. Tapi usahakan datang sepagi mungkin, karena tak jarang di siang hari dagangan sudah terjual habis. Begitu. 


Posting Komentar untuk "tahu bakso bu siti Kartasura, gorengan lezat hemat dikantong"