Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peluang bisnis kuliner bagi mahasiswa

Peluang usaha kuliner bagi mahasiswa untuk sekarang ini masih sangat terbuka lebar. 

Walupun sebenarnya bukan sebuah kewajiban, namun untuk sekedar menambah uang jajan mulai Merintis bisnis kuliner patut dilakukan. 

Terlebih jika hasil yang didapat mampu untuk menopang biaya hidup dan pendidikan, orang tua tentu menjadi tidak perlu direpotkan dikemudian hari.

Sudah besar masih minta uang jajan pada orang tua?, malu!. 

Biasanya yang menjadi kendala untuk berwirausaha yaitu padatnya waktu perkuliahan dan minimnya modal. 

Namun perlu digaris bawahi, dalam merintis bisnis kuliner tak selamanya diharuskan mempunyai modal besar. Melalui tabungan dari uang saku, mahasiswa sudah bisa mulai menjalankan. 

Tidak hanya dalam segi financial, berbagai manfaat akan didapat jika berani beriwausaha. Salah satu manfaatnya tentu sebagai berikut :

1. Menghargai waktu

Sudah kuliah masih menggunakan sistem kebut semalam dalam mengerjakan tugas? Balik lagi saja ke SMA!.

Hal itu bisa terjadi lantaran dalam aktifitas keseharian seorang mahasiswa hanya kuliah pulang. Sesampai di rumah maupun kos mereka tidak ada aktifitas lagi untuk dilakukan. 

Nah disinilah mereka gampang terbuai, melalui gadget atau undangan nongkrong dari teman tugas-tugas kuliah akan dikesampingkan. 

Lain hal jika waktu dimanfaatkan dengan berwirausaha. Kesadaraan mereka akan terbentuk karena telah merasakan realita susahnya dalam mencari uang. 

Sehingga otomatis dalam berkuliah mereka akan bersungguh-sungguh. Mampu menghargai jerih payah orang tua dalam membiayai hidup mereka. 

2. Menambah uang jajan dan melatih mengatur keuangan. 

Seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, dari penjualan akan menghasilkan laba. Banyak-sedikitnya uang yang didapat dapat membantu meringankan beban orang tua. 

Selain itu dengan terbiasa melakukan perputaran uang, baik itu untuk membeli bahan pokok, menghitung laba-rugi seorang mahasiwa akan lebih teliti dalam mengelola keuangan. 

3. Mengasah publik speaking

Di dunia kerja akan sangat kontras dengan bangku perkuliahan. Hanya pandai dalam bidang akademik tidak menjamin mulusnya karir seseorang.

Dengan terbiasa menghadapi orang asing (customer), skill public speaking akan terasah. Saat dikantor kerjasama team bisa terbangun karena gagasan yang dimiliki dapat tersampaikan kepada orang lain. 

4. Memperkuat mental

Perlu keberanian untuk merintis bisnis kuliner. Rasa malu juga sering menjadi kendala.

Diusia menginjak dewasa, penampilan sering diutamakan. Kesan keren tak jarang ingin ditonjolkan oleh setiap orang. Profesi seperti pegawai kantoran, aparatur negara cenderung ingin diperoleh.

Apa jadinya kita jika dilihat teman sedang berjualan menjajakan makanan?. Jomblo selamanya dibangku perkuliahan menjadi momok menakutkan. 

Tapi jika sudah terbiasa mengalami lika-liku dalam hidup semua itu tidak akan diperdulikan. Mental mereka akan lebih kuat karena bisa mengalahkan rasa malu.

Toh jika di Phk kelak, berwirausaha merupakan jalan satu-satunya untuk seseorang menyambung hidup.

5. Mengasah kreatifitas

Bagi seorang mahasiswa dalam merintis bisnis kuliner keterbatasan dana justru dapat memancing kreatifitas. Seperti halnya di buku "The power of kepepet" karya Jaya Setiabudi. 

Bagaimanapun caranya ide atau gagasan akan muncul disaat keadaan terdesak. "pie carane penting isoh mangan," Semakin sering mengalami kesulitan hidup maka semakin kreatif pula seseorang. 

Keputusan tentu ada ditangan kalian masing-masing, sebagai seorang mahasiswa saatnya untuk mulai merintis bisnis kuliner. Dari kecil apabila bisnis tumbuh besar setelah sarjana kalian tidak perlu repot untuk melamar pekerjaan. Justru lapangan kerja bagi masyarakat akan kalian sediakan. 

Seperti contoh, es teh manis tentu tidak asing bagi kalian. Sebagai pendamping saat makan es teh manis seringkali dipesan. Bisa dikatakan juga seperti minuman pokok bagi masyarakat Indonesia. 

Namun dalam kemasan cenderung monoton, entah dimana saja es teh manis selalu disajikan hanya menggunakan plastik.

Melalui kreatifitas anak muda melakukan pembaruan layak dicoba. Dari hal yang sederhana dengan Membranding sebuah produk maka dapat meningkatkan nilai jual.

Beri kemasan gelas plastik seperti halnya di minuman thaitea, cantumkan nama brand kalian pada wadah. Syukur-syukur ada tambahan toping jelly didalamnya. Selain mudah dalam pembuatan dijamin banyak orang akan tertarik.

Dengan harga bahan baku yang lebih rendah dibandingkan minuman kekinian otomatis harga jual bisa ditekan. Memiliki harga murah tentu dapat menarik hati para mahasiswa lain untuk membeli. 

Bermodalkan sebuah meja, membuka lapak disekitaran area kampus bisnis es teh manis sudah bisa dijalankan. 

Yang kedua dengan menjadi reseller sebuah produk makanan ringan.  

Saat mengerjakan tugas kuliah maupun ketika berkumpul bersama teman sekelas hampa rasanya jika tidak ada makanan pendamping. 

Menjadi reseller sebuah produk makanan sangat disarankan, selain tidak perlu menyetok produk dari banyaknya mahasiswa menjadikan peluang pasar terbuka lebar. Sayangkan kalau tidak dimanfaatkan?. 

Untuk menentukan produk yang akan dijual media sosial sangat membantu. Banyak sekali distributor makanan ringan membutuhkan reseller. Kalian bisa pilih produk sesuai target market kalian.

 

Selanjutnya, bisnis kuliner tidak hanya berbicara tentang sebuah produk, jasa di bidang kuliner juga sangat dibutuhkan.

Seseorang tentu membutuhkan bantuan orang lain dalam mempermudah pekerjaan. Maka seperti halnya jasa desain logo, mmt warung, menu kuliner, fotografer makanan akan sangat dicari. Manfaatkan keahlian kalian untuk sesuatu yang menghasilkan. 

Yang terakhir, hp jangan sekedar digunakan untuk bermain game. Apabila mempunyai banyak pengikut di media sosial menjadi Influencer sangat menjanjikan untuk sekarang ini.

Baik itu selebgram, tiktokers, youtubers, blogger sangat diperlukan bagi para pemilik bisnis untuk memperkenalkan produk mereka. 

Bangun pertemanan sebanyak mungkin agar konten kalian dapat berkembang. 

Sebenarnya masih banyak lagi peluang bisnis menjanjikan bagi mahasiswa. Namun menurut sepengalaman saya sendiri poin-poin diatas menjadi unggulan. 

Karena selain minim resiko, jadwal perkuliahan tidak akan terganggu dengan adanya aktifitas berbisnis. 

Mungkin dari kalian ada yang mau menambahi? Silahkan cantumkan di kolom komentar agar bermanfaat bagi yang lain. 


Posting Komentar untuk "Peluang bisnis kuliner bagi mahasiswa"