Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cafe mas ndel : tempat soto mening di masaran, sragen

Kalian sendang mencari refrensi tempat makan asik?.

Bagaimana kalau saya tawarkan tempat makan soto daging sapi dengan pemandangan sawah terhampar?. 

Saat duduk menunggu pesanan, didepan mata akan disuguhkan jajaran tanaman padi menghias. Selain itu hembusan angin dari sawah juga menghadirkan ketenangan. Perasaan nyaman tentu akan diperoleh jika mendapati suasana sedemikian. 

Maka dari itu, untuk melepas penat ditengah sibuknya beraktifitas Cafe mas ndel Saya jadikan sebagai refrensi tempat nyoto favorite di Masaran, Sragen.  

Di pagi hari seusai melakukan olahraga gowes (bersepeda), rasa letih tentu saja dialami. Untuk mengembalikan stamina semangkok soto daging sapi dengan perasan jeruk nipis bisa dijadikan sebagai alternatif.

Sekedar info pribadi, sensasi gurih dan lezat dari kuah soto merupakan sumber pendongkrak semangat. Ditambah meminum segelas es teh kampul badan kita akan kembali segar sehabis berolahraga. 

Tidak perlu mahal, di Cafe Mas Ndel dengan uang Rp. 4000 semangkok besar soto mening sudah bisa kalian cicipi. Mempunyai harga murah dan porsi mengenyangkan pantas saja menjadi daya tarik. 

Sebelumnya cafe hanya identik dengan para anak muda, selain itu menu makanan yang disajikan hanya terkesan kekinian seperti halnya steak kuda liar, burger komodo maupuan pizza enceng gondok. 

Namun di Cafe Mas Ndel sendiri menu yang disuguhkan justru sangat sesuai untuk lidah kebanyakan orang. Dari mulai soto mening, ayam geprek, tempe penyet, mie goreng lengkap tersedia. Dalam urusan perut jangan pernah mencoba-coba untuk sekedar terlihat keren. 

Ngapain juga harus pergi ke tempat makan-makanan mahal kalau ada Cafe Mas Ndel yang menyajikan makanan murah bercitarasa mewah?. 

Lihat saja kenyamanan para pengunjung pada gambar dibawah.

Awal merintis bisnis kuliner

Sebagai seorang sarjana dari alumni kampus agama islam negri di karisidenan Surakarta, Andy Setyo Purnomo selaku pemilik memutuskan untuk membuka usaha kuliner seusai kuliah. 

Dikampung halaman beralamat di kauman rt 11/04, Masaran, Sragen, Cafe mas ndel berdiri.

Dulu sempat kami mengobrol berdua, Gondel sapaan akrabnya lebih memilih dunia kuliner dikarenakan jenuh dan merasa tidak cocok terhadap jalur karir di dunia akademisi. 

Seperti yang sudah kalian ketahui, menjadi guru wb keringat yang dikeluarkan tidak sebanding dengan gaji yang didapat. Tanpa adanya kepastian kapan diangkatnya menjadi PNS (pegawai negri sipil) membuatnya membulatkan tekat untuk mulai merintis bisnis kuliner.  

Keputusannya menurut saya tepat, jujur saya sendiri tidak bisa membayangkan jika dia mengajar bahasa inggris kepada para siswa. Apa jadinya negri ini kelak? Hehe.

Gondel bercerita, sebelum terjun ke dunia kuliner menimba ilmu dilakukan terlebih dahulu. Uang tidak segan dikeluarkan untuk mengikuti kursus kelas memasak. 

Dan hasilnya diluar dugaan, ayam geprek buatannya mampu memuaskan lidah saya waktu itu. 


Buka dari jam 06.00-21.00 wib, jika melintas ke kabupaten Sragen jangan sampai @cafemasndel terlewatkan.

Sekedar tambahan info, usahakan pacar perempuan kalian jangan datang sendiri. Harus ditemani agar tidak tergoda oleh mas gondel.hehe.





Posting Komentar untuk "Cafe mas ndel : tempat soto mening di masaran, sragen"