Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Endorse produk kuliner jangan asal pilih


Seberapa pentingnya sih endorsement bagi pebisnis kuliner?


Di era serba digital tekhnologi tidak bisa dilepaskan dalam berbagai aspek, tak terkecuali dengan dunia kuliner. Mempunyai tempat makan nyaman serta menyuguhkan cita rasa lezat pada masakan tidak menjamin larisnya sebuah bisnis kuliner untuk sekarang ini. 

Karena apa? 

Salah satu alasannya mungkin dikarenakan brand yang dimiliki tidak begitu terkenal. Kalian tahu sendiri, masyarakat Indonesia terbilang latah terhadap berbagai hal. Terlebih ketika melihat berita viral di media sosial. Jika dimana diberitakan ada sebuah tempat makan menarik maka disitulah destinasi yang mereka tuju.   

Secara naluri manusia mempunyai hasrat untuk selalu didepan. Maka dari itu mengikuti trend sudah menjadi sebuah kewajiban. 

Yang kedua bisa disebabkan kurangnya rekomendasi dari seseorang, sehingga mengakibatkan keraguan bagi konsumen untuk memantabkan hati. 

Nah disinilah peran endorsment dibutuhkan untuk menjaring para konsumen agar tertarik terhadap brand kuliner yang kita miliki. Dengan adanya dukungan dari para influencer, citra dari sebuah brand dapat meningkat karena secara tidak langsung publik figure turut merekomendasikan. 

Semakin dikenal oleh khalayak umum siapa juga yang tidak mau?. 

Selain itu manfaat lain dari pemakaian jasa endorsment trend image di masyarakat bisa dibentuk sesuai kebutuhan bisnis. Kita ambil contoh:

  •  si A mempunyai produk makanan sehat berupa aneka salad buah. Maka untuk meningkatkan branding cara mengendorse influencer berhobi olahraga bisa digunakan. 
  • Atau bisa juga semisal, si B mempunyai produk makanan kekinian, tentu kalian sudah tahukan siapa yang cocok  untuk di endorse?. Para influencer remaja dirasa pas untuk melambangkan produk yang dimiliki. 
  • Contoh lagi, si C mempunyai tempat makan bertema keluarga yang dimana diakhir pekan sangat cocok digunakan untuk menikmati waktu kebersamaan. Si C bisa mengendorse influencer ibu rumah tangga untuk dijadikan sebagai brand ambasador.

Kenapa harus pilih-pilih influencer? Kan yang penting punya pengikut banyak di media sosial.  

Pemikiran kalian mungkin ada benarnya, karena tidak bisa dipungkiri semakin banyak pengikut maka semakin dikenalnya juga brand dari kita. 

Tapi apa kalian mau disamping postingan endorse brand kuliner kalian berdampingan dengan produk pembesar payudara ataupun situs judi online?. 

Bahasa kasarnya begini, jika kalian butuh kabel ya harus pergi ke toko peralatan listrik jangan malah pergi ke salon!!. 

Hubungan antara para pebisnis kuliner dengan para influencer bisa dikatakan seperti simbiosis mutualisme, tapi jika salah dalam penerapan hanya berakhir sebagai simbiosis parasitisme. Uang kalian untuk beriklan akan terbuang percuma. 

Terlebih sekarang untuk menjadi influencer berpengikut banyak teramat mudah. Jasa jual-beli followers maupun subcriber marak tersedia di internet. Mau iklan kalian hanya dilihat oleh boot software komputer?. 

Maka dari itu bijak dan selektif dalam memilih jasa influencer dirasa tepat. Untuk meminimalisir resiko rekam jejak dari sang influencer bisa kalian kulik. Masa followers ratusan ribu pengikut tapi yang memberikan like maupun komen cuma puluhan orang?. Terasa ganjil. 

Terlebih jika seorang influencer dalam menyajikan konten hanya terkesan menjual dan monoton. Siapa juga yang tertarik?, iklan promosi kita bukannya mengundang komentar positif tapi justru mendapatkan dislike karena dianggap spam. 

Jadi kesimpulannya?

Jasa penyedia endorse sangat dibutuhkan oleh para pebisnis kuliner terutama bagi yang baru memulai usaha. Namun dalam pengaplikasiannya jangan sembarangan membakar uang. Baik itu melalui youtuber, blogger, selebgram maupun tiktokers harus disesuaikan dengan dana dan konsep bisnis yang kalian miliki. Tapi jika kalian niatnya ingin bersedekah kepada para publik figure sih ya terserah.hehe.


Posting Komentar untuk "Endorse produk kuliner jangan asal pilih"