Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Resep martabak manis anti bantet

Saya pernah membuka kedai martabak, pengalaman dua tahun bekerja dengan orang lain ditempat yang berbeda-beda meningkatkan rasa percaya diri. Segala tekhnik dalam pemembuatan adonan sudah saya kuasai, karena dari pengalaman ilmu saya dapat. Maka dari itu saya memberanikan diri untuk merintis bisnis kuliner martabak. 

Tapi kenyataan berkata lain, kurangnya pengetahuan dalam mengelola bisnis membuat usaha yang saya bangun mengalami gulung tikar terlalu dini. Padahal kalau boleh jujur, menurut pendapat orang martabak yang saya buat mempunyai rasa lezat. 

Tekstur dari martabak sangat empuk  dan tidak menimbulkan rasa eneg ketika dimakan. Jika kebanyakan martabak lain mengeras saat didiamkan agak lama, tekstur martabak saya justru masih tetap bertahan. Tidak bantet dan bersarang mewujudkan kesempurnaan.  

Nah dari pada mubazir dan tidak lagi terpakai, kali ini saya akan membagikan resep untuk membuat martabak manis atau sering juga disebut dengan terang bulan. Siapa tahu dengan ilmu bisnis yang kalian miliki resep dapat dikembangkan dan bermanfaat untuk membantu sesama. Lebih bagusnya lapangan pekerjaan bisa kalian ciptakan. Tidak gagal seperti saya, begitu.

Tangkapan layar instagram sendiri


Dan berikut bahan baku yang dibutuhkan :

  • Tepung terigu 1/2 kg
  • Air mineral 550 ml
  • Gula pasir 150 gr
  • Telur ayam 2 butir
  • Perisai vanili 1/2 sendok teh penuh
  • Soda kue 12 gr
  • Susu bubuk 15 gr 
  • Garam 5 gr

Cara membuat adonan :

Sebelum masuk ke langkah pembuatan ada sedikit catatan untuk kalian. Peralatan atau wadah yang digunakan haruslah bersih namun jangan sampai tercium aroma sabun karena dapat merusak adonan.

Setelah dirasa siap langkah pertama yaitu larutkan gula (75gr) dengan air (300ml). Aduk sebentar lalu masukkan setengah tepung terigu (1/4 kg). Ulangi mengaduk sampai merata atau tidak ada lagi gula yang menggumpal dengan tepung. 

Langkah kedua, masukkan vanili 1/2 sendok teh, susu bubuk 15gr dan satu buah telur. Kembali aduk hingga merata, setelah dirasa agak mengental tuangkan sisa dari air (250ml) dan gula (75gr). Seperti langkah yang pertama aduk hingga gula tidak menggumpal. 

Langkah ketiga, pada fase ini adonan mempunyai tekstur agak cair. Maka dari itu masukkan sisa dari tepung terigu (1/4kg), kemudian lanjutkan mengaduk. Setelah kembali tercampur masukkan 1 buah telur dan garam 5 gr. Jangan mengeluh capek untuk kembali mengaduk toh ada mixer. 

Langkah keempat, setelah semua tercampur sempurna diamkan adonan selama 15-30 menit. Usahakan ditutupi atau hindari tempat yang disekitarnya tercium bau menyengat karena sifat dari adonan martabak manis sangatlah sensitif. 

Langkah kelima, setelah menunggu agak lama larutkan soda kue dengan sediki air dan tuangkan kedalam adonan. Aduk hingga merata dan diamkan kembali alhasil adonan telah siap untuk dipakai. 

Sedangkan cara memasak :

Untuk mencetak martabak kalian bisa menggunakan loyang seperti para pedagang, jika tidak punya bisa menggunakan teflon rumahan biasa. Untuk pemula kebanyakan akan mengalami kesulitan dalam mengatur temperatur api, suhu terlalu panas akan membuat kulit dari martabak mengeras bahkan gosong sedangkan jika suhu api kurang panas martabak manis akan terlihat layu. 

Tips tambahan dari saya, sebelum mencetak adonan panaskan teflon dengan api sedang. Untuk mengecek tingkat suhu bisa kalian tuangkan sedikit adonan, jika terdengar suara (cess) itu berarti suhu yang dibutuhkan pas. Kalau yang terdengar suara (srenggg) berati suhu terlampau panas. Tidak bisa instan memang, namun jangan takut gagal diawal. Karena dari bahan baku diatas bisa menghasilkan empat buah martabak untuk kalian jadikan uji coba. 

Satu buah martabak menggunakan adonan sebanyak 300ml agar memiliki ketebalan pas, jika momentum panas teflon didapat kalian tinggal menuangkan adonan. Tuangkan tepat ditengah teflon dengan pelan.

Untuk membuat kuping atau bagian pinggir martabak manis (kering krispi) cukup tekan adonan dibagian agak pinggir menggunakan centong dengan gerakan memutari teflon sebanyak satu kali. Adonan jangan ditekan terlalu bawah sampai menyentuh dasar teflon. 

Sourced : anangaji.com

Setelah itu diamkan hingga sebagian adonan mengeluarkan gelembung dan membentuk serat-serat berlubang. Bagian yang masih berwujud cairan bisa kalian taburkan gula merata. Setelah itu tutup hingga matang (tidak ada lagi adonan berwujud cairan/lembek). Dan selesai. 

Untuk urusan rasa topping bisa kalian sesuaikan dengan lidah. Tapi sebelum memberikan isian, dibawahnya jangan lupa dioleskan metega terlebih dahulu. Fungsinya selain menambah rasa gurih juga untuk mengikat toping agar tidak berceceran. Selain itu dengan meresapnya metega ke daging roti, martabak tidak akan mudah mengeras. Sekian. 

Posting Komentar untuk "Resep martabak manis anti bantet"