Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 alasan mengapa brand kita dipilih oleh para pelanggan

Sering mengeluh usaha kuliner sepi pengunjung sedangkan milik kompetitor ramai? Padahal kita sendiri beranggapan lebih segalanya. Permasalahan seperti ini memang sering dialami oleh para pelaku bisnis. Jujur saja rasa iri pastilah terbersit dipikiran, tapi tak jarang juga seseorang menanggapinya dengan sok bijak.

"Rejeki sudah ada yang mengatur".

By pixabay

Untuk kalian yang sedang berjuang, perbedaan antara iklas karena telah berikhtiar semaksimal mungkin dengan malas tentu berbeda jauh. Merasa sudah melakukan yang terbaik tetapi tidak mau introspeksi diri sama saja percuma, dan wajar resto milik kompetitor lebih ramai pengunjung.

Dan untuk pertanyaan tersebut tak ada kepastian jangka panjang juga dari sebuah jawaban, karena adanya perubahan terhadap perilaku konsumen, musim usaha, media usaha dan segalanya bergerak seiring waktu. Tapi apa tidak ada pedoman agar resto ataupun brand kita diminati oleh pembeli untuk kedepannya?.

Jadi kita harus melihat dari sudut pandang pembeli, alasan apa yang harus diterima oleh mereka agar memilih resto kita untuk dikunjungi. Dan berikut 10 alasan yang bisa kita terapkan dalam bisnis kuliner agar berkembang.

1. Pengalaman pribadi

Pelayanan menjadi kunci penting dalam menghadapi pembeli, ramah dan sopan ketika memberikan service tentu akan meninggalkan kesan tersendiri. Ditunjang dengan desain resto yang cantik untuk sekedar foto-foto tentu memberikan dampak langsung, pembeli tentu merasa nyaman dan dapat dipastikan akan kembali singgah.

2. Nilai manfaat lebih tinggi dari harga makanan

Perang harga sesama pebisnis kuliner hanya akan mengakibatkan pelaku bisnis mengalami kerugian. Daripada terjerumus kenapa kita tidak memberikan manfaat lebih dari brand kita sendiri?. 

"disini makanannya recommendlah, harga tidak menjadi masalah", mendengar pernyataan tersebut bukannya akan membuat kita lebih bangga sebagai pemilik resto?. Tak hanya memberikan keuntungan maksimal, dari sisi pembeli juga merasakan manfaat dari makanan yang telah dinikmati karena mereka mendapatkan pelayanan dan hidangan terbaik.

3. Rekomendasi orang lain

Aktifitas pembeli di resto sekarang tak hanya sekedar bersantap makanan, ditengah aktifitas mereka tak jarang mengabadikan momen indah. Entah itu sekedar memfoto makanan ataupun selfie di tempat. Memamerkan hasil kunjungan ke media sosial secara tidak langsung membantu kita dalam ham promosi. Para pembeli tanpa sadar merekomendasikan resto kita tanpa perlu kita mintai pertolongan.

4. Mengikuti trend

Siapa sih yang mau dibilang ketinggalan zaman? Mengikuti perkembangan trend sudah menjadi sebuah kewajiban sekarang ini. Rasa penasaran terhadap sebuah produk kuliner maupun tempat restoran mendorong pembeli untuk datang. Inovasi menjadi salah satu kunci seorang pebisnis kuliner bertahan ditengah ganasnya persaingan.

5. Kebutuhan spesifik

"kita makan mie ayam yuk "

Biasanya para pembeli memilih tempat makan dikarenakan sedang menginginkan jenis sebuah produk. Tidak mungkin mereka ingin makan mie ayam tapi perginya ke warung makan padang?. Ataupun bisa juga " kita ke tempat makan si A yuk, disana ada wifinya". Intinya apa yang dibutuhkan pembeli maka itulah yang akan mereka pilih.

6. Promo

"Tiap hari jum'at diskon 50%"

kalian pasti paham pada hari tersebut resto yang memberikan diskon akan kebanjiran pengunjung. Karena promo sendiri bisa dibilang daya tarik bagi sebuah usaha kuliner, jiwa para pembeli terasa terpacu bahwasanya kapan lagi ada kesempatan seperti ini?.

Mubazir kalau tidak dimanfaatkan membeli makanan dengan harga murah. Dan apabila promo dikemas secara kreatif bukan mustahil pelanggan setia akan didapat karena telah terbiasa mengunjungi resto milik kita.

7. Cari aman

Apabila lidah sudah cocok dengan masakan untuk berpaling kelain hati dirasa mustahil, ditunjang dengan harga yang ramah dikantong dapat membuat orang berpikir seribukali jika ingin mencoba-coba membeli makanan ditempat lain. Ada yang pasti kenapa juga harus berspekulasi? Betul.

8. Status social

Generasi sekarang lebih suka dengan nuansa berbau indie, jadi ketika memilih resto yang ingin dikunjungi coffeshop seringkali dijadikan tempat nongkrong para anak muda. 

Atau ketika ingin merasakan sensasi berkumpul dengan orang-orang yang dicintai maka restoran keluargalah yang dipilih. Bisa dikatakan Image sebuah resto memfilter kelas-kelas social yang cocok bagi para pengunjung.

Nah apakah kelebihan dari resto kalian sudah dapat dijadikan alasan bagi para pembeli untuk singgah?

Delapan poin diatas jika dapat diramu maka strategi bisnis kuliner bisa tercipta untuk membangun hubungan keterikatan antara resto dengan pembeli. Simbiosis mutualisme menciptakan keharmonisan bagi sesama. Pemilik resto mendapat untung, pembeli mendapatkan kepuasan dari apa yang kita sediakan. Begitu.

Posting Komentar untuk "8 alasan mengapa brand kita dipilih oleh para pelanggan"