Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 alasan kenapa makan indomie lebih enak di warung dari pada dirumah

Kenapa ya Indomie lebih enak disantap diwarung dari pada membuat sendiri dirumah? Padahal bumbu dan bahan pembuatannya juga sama. 

Paling yang membedakan dirumah jarang ada sawi sebagai pelengkap hidangan, disini rasa penasaran saya muncul. Jangan - jangan saya terhipnotis oleh sipemilik warung makan. Saya mencoba berfikir dengan keras, mencari - cari sebuah petunjuk agar misteri dapat terpecahkan.

Sempat saya bertanya kepada ibu dirumah tapi jawabannya?. " kamu itu!, jangan boros, dari pada uangmu digunakan untuk jajan mending kamu masak sendiri agar lebih hemat. " Saya mungkin salah dalam mencari narasumber, statement makan indomie lebih enak disantap diwarung ternyata tidak berlaku bagi ibu-ibu rumah tangga.

Dan dari pada berspekulasi tidak jelas, saya pada akhirnya memutuskan untuk langsung mengunjungi warmindo khas sunda didekat kampus. Saya menanyakan langsung kepada sang penjual sambil memesan sepiring mie goreng dan segelas es teh manis.

Sambil menyiapkan pesanan dia menjawab " jelas lebih enak makan disini, kan saya selaku penjual bisa dapat untung, " rasa kesal kembali kualami seketika. Lagi-lagi karenai faktor ekonomi menyebabkan saya mendapat jawaban yang tidak memuaskan.

Sekarang pesanan saya telah tersaji diatas meja, karena baru selesai dimasak uap dari mie keluar dan memancarkan bau sedap yang menggugah selera. Sebelum dingin, tanpa menunggu lebih lama mie langsung kucicipi. Saat itu juga saya tidak lagi memikirkan mitos tentang mie dan lebih memilih menikmati suasana. Akan mubazir kalau makanan sampai tersisa.

"sendirian saja mas? Tambah ndak mienya?" sang penjual bertanya dan dialog antara kami berdua terjalin. Dan disinilah saya baru menyadari alasan kenapa makan indomie lebih enak disantap diwarung. Tidak membutuhkan teori besar, hal sepele ternyata saya lupakan selama ini. 

1. Suasana berbeda

Setiap hari di rumah pemandangan yang kita saksikan tidak berubah, sementara di warung kita bisa berjumpa dengan berbagai orang. Saling bertegur sapa atau sekedar berbincang dengan teman bisa kita lakukan ditempat sehingga rasa bosan tentu tidak akan kita alami. nafsu makan bertambah seiring perasaan ceria keluar.

2. Kita dilayani

Di usia remaja keatas, akan sangat memalukan jika hidup masih merepotkan kedua orang tua. Terlebih lagi ketika hendak makan, tidak sopan apabila kita meminta tolong untuk dibuatkan. 

Lebih praktis di warung, kita tinggal memesan ke penjual dan mereka akan melayani setulus hati. Seusai makanpun kita juga tidak perlu mencuci piring, sudah menjadi naluri manusia untuk lebih memilih hidup enak.

3. Lauk lebih beragam

Sebagai pendamping makan mie, kerupuk, gorengan maupun segelas es teh manis sangat cocok untuk dipilih. Diwarung makan semua kebutuhan tambahan sudah tersedia, beda dengan dirumah yang terkadang hanya ada mie goreng dan air galon.

4. Tidak ada yang mengganggu

Dirumah saat memasak mie tak jarang kita dimanta keluarga untuk sekalian dibuatkan, yang berarti pekerjaan bertambah. Seenak apapun masakan jika rasa kesal lebih menguasai diri nafsu makan pastilah berkurang.

5. Sugesti

Informasi yang belum teruji kebenarannya apabila selalu diberitakan berulang maka akan berubah menjadi kepercayaan. Otak manusia disuguhkan apapun maka itu yang akan dicerna dan dijadikan logika dalam berpedoman hidup. 

Maka pantas saja makan indomie diwarung lebih enak, karena memang sugesti itu sudah ada sejak dahulu. Ibaratnya terbiasa makan nasi jika mengganti menu dengan makanan tentu rasa puas tidak akan kita dapat. Begitu.

Jawaban telah berhasil saya temukan seiring makanan dipiring habis tidak menyisakan bekas. Saya tersenyum setelah itu.

Posting Komentar untuk "5 alasan kenapa makan indomie lebih enak di warung dari pada dirumah"